Home / Bumi Lancang Kuning / Kampar
Bupati Belum Bisa Benahi Jalan Desa
Tribun Pekanbaru - Selasa, 1 Februari 2011 07:27 WIB
Share |
jalan-rusak-bangkinang.jpg
Budi/ Tribun Pekanbaru
RUSAK - Dua unit kendaraan roda empat Ambulance dan truk terpaksa harus berjuang ekstra keras untuk menuju Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Senin (31/1). Sejak beberapa hari ini, curah hujan semakin tinggi membuat akses jalur transportasi di Rokan Hulu semakin sulit dilalui.
BANGKINANG, Tribunnewspekanbaru.com - Bupati Kampar, Burhanuddin Husin mengaku dilematis dengan  keberadan desa terpencil yang saat ini kondisi jalannya belum bisa sepenuhnya dibenahi. Untuk perbaikan jalan tersebut membutuhkan dana sangat besar.

"Ada desa kita yang sangat terpencil, jalan akses menuju desa tersebut mencapai 30 kilometer. Untuk pembenahan jalan tersebut memerlukan biaya yang cukup tinggi. Satu kilometer memerlukan biaya sampai Rp 1,5 miliar. Coba kalikan saja," ujar Bupati dalam Bincang Public di Radio Pemkab Kampar, Senin (31/1).

Bupati mengatakan, pembangunan jalan tidak hanya untuk satu desa saja. Ditambah lagi desa tersebut populasi penduduknya sangat kecil, serta potensi yang minim. Sedangkan, di desa lainnya mempunyai jumlah penduduk sangat banyak, juga membutuhkan sarana jalan.

"Saya mau tanya kita proritaskan yang mana. Begitu kita putuskan desa banyak penduduk dapat prioritas pembangunan duluan, tentunya desa yang lain akan bertanya dan menutut hal serupa. Makanya pemerataan pembangunan harus dilihat dari berbagai aspek untuk pertimbangan pembangunan," ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati, Kabupaten Kampar cukup luas terdiri dari 250 desa dengan rentang wilayah geografis berbeda satu dengan lain. Meski demikian, bukan berarti Pemkab Kampar tidak melakukan upaya-upaya percepatan insfratrutur di daerah sulit.

Tetapi, lebih kepada masalah belum seimbangnya antara kebutuhan dengan kemampauan yang ada. "Hampir semua desa membutuhkan jalan, dan setiap tahun pemerintah menganggarkannya. Namun, ada aspek yang berkaitan dengan kepadatan penduduk, luas wilayah, potensi-potensi dan yang lain yang menjadi pertimbangan untuk insfrastruktur," jelas Bupati.

Untuk sejumlah proyek multi years, Bupati menyebutkan akan terus digesa penyelesaiannya. Bahkan direncanakan sebagian besar dari proyek tersebut akan diselesaikan dan diresmikan dalam tahun ini.

Tercatat sejumlah proyek yang sedang dilaksanakan adalah pembangunan Kampus Politeknik Kampar, Rumah Sakit, 10 masjid di 10 kecamatan, venues PON, gedung kantor dua lantai sebanyak empat unit.

Kadis PU Bina Marga, Azmi, menyebutkan, semua pembangunan yang dibuat sangat memperhatikan prinsip-prinsip keadilan. Namun, tentunya ada penilaian-penilaian yang mesti dilakukan.

"Bahkan jumlah pembangunan fisik dan non fisik untuk semua Desa dan Kecamatan tergambar dan tercatat dengan baik," ujarnya Senada, Kadis PU Cipta Karya, Basri Rasyid, menyebutkan, Satker yang dipimpinnya terus fokus pada berbagai bidang pekerjaan terutama penyelesaian proyek multi years, sejumlah Kantor Camat maupun pembangunan Kantor Kepala Desa yang baru. (brt)

Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe