Home / Bisnis / Market
XL Axiata Raup Laba Rp 2,89 Triliun
Tribun Pekanbaru - Senin, 31 Januari 2011 22:46 WIB
Share |
PEKANBARU, TRIBUN-PT XL Axiata Tbk (EXCL) meraup laba bersih sebanyak Rp 2,89 Triliun di akhir tahun 2010. Jumlah ini naik 70 persen dari perolehan laba tahun 2009 sebesar Rp 1,7 triliun.
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan, bahwa tahun 2010 merupakan tahun yang baik bagi XL yang berhasil semakin memantapkan posisi sebagai operator no 2 di Indonesia.
Sepanjang tahun 2010, XL terus mengeluarkan produk dan layanan yang inovatif. Pencapaian ini diakui oleh berbagai institusi antara lain penghargaan dari majalah Finance Asia sebagai Top 5 Best Managed Companies di Indonesia, selain itu Frost and Sullivan memilih XL sebagai Mobile Service Provider of the Year and Service Provider of the Year, dan penghargaan terbaru yang didapat XL yaitu dari majalah Gadget yang mengakui XL sebagai operator GSM yang paling inovatif.
Pada bulan Desember, untuk meningkatkan layanan bicara, XL meluncurkan paket baru  Rp 0, dimana XL memberikan gratis bicara selama 30 detik pertama di waktu tertentu. Dan sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan, XL memberikan gratis roaming internasional untuk layanan data, dan diskon tariff hingga 90% untuk layanan bicara dan diskon hingga 50% untuk layanan SMS di 7 negara (Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Kamboja, Bangladesh, Hong Kong dan Jepang).
"Kami tidak tertarik untuk berkompetisi dalam masalah harga,tetapi kami lebih memperhatikan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan kami dan bagaimana kami dapat meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkesinambungan," ucap Hasnul.
Sepanjang tahun 2010, XL telah melunasi sebagian pinjaman sehingga pada akhir tahun 2010, total pinjaman XL berkurang dari Rp 13,5 triliun menjadi Rp 10,2 triliun dengan rasio Hutang Bersih (Hutang berbunga dikurangi Kas)/EBITDA sebesar 1,1x.
Dengan kondisi neraca XL yang sehat, maka pihak manajemen XL telah memutuskan untuk memperbaharui kebijakan dividennya menjadi minimum 30% dari normalized net income (laba bersih yang telah disesuaikan terhadap selisih kurs yang belum terealisasi dan peristiwa luar biasa). Selain itu, XL akan mengajukan pada agenda RUPS tahunan untuk membayar dividen di tahun 2011 sebesar 30% dari normalized net income 2010. 

Penulis : Nurul
Editor : Nurul

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe