Home / Pekan Life
Hujan masih terjadi seminggu lagi
Tribun Pekanbaru - Senin, 31 Januari 2011 10:57 WIB
Share |
Laporan : Afrizal

PEKANBARU, TRIBUN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, memperkirakan peluang hujan masih tinggi terjadi di Pekanbaru dan Riau. Hujan sepanjang hari yang terjadi beberapa hari terakhir masih akan tetap terjadi sekitar satu minggu kedepan.

Kondisi ini disebabkan adanya pertumbuhan awan oleh massa udara dingin yang berasal dari utara. Ketika melewati Riau, massa udara ini menarik massa udara di permukaan Riau yang hangat sehingga memicu pembentukan awan hujan.

Analis BMKG, Sanya Gautami kepada Tribun menuturkan hujan yang terbentuk akibat massa udara dingin ini bersifat kontinue. Meskipun hujan ringan, namun terjadi dalam waktu lama. Awan yang terbentuk dikategorikan awan menengah sehingga meskipun mendung terlihat tipis, tetapi turun hujan.
Beda bila awan yang terbentuk akibat proses konvektif, awannya lebih tebal yang merupakan awan rendah. Awan ini terbentuk akibat pemanasan lokal sehingga berpotensi lebat.
"Kalau awan ini hujannya awet, karena yang membentuk itu awan menengah," katanya, Minggu (30/1).

Sebelum hujan ini terjadi sejak lima hari lalu, lanjut Sanya, di belahan bumi utara memang sudah terbentuk massa udara dingin. Udara  ini bergerak menuju Selatan. Pantaun satelit, seluruh wilayah Riau ditutupi awan yang memang menghasilkan hujan tersebut.

Massa udara dingin, sebenarnya sedikit mengandung uap air. Namun, akibat massa udara di Riau lebih hangat, saat melewati Riau, massa udara di permukaan akan terangkat ke atas. Akumulasi uap air tersebut berubah menjadi hujan yang didukung oleh kelembaban yang cukup tinggi. Beberapa hari terakhir, kelembaban udara (RH) sudah mencapai 98 persen. Padahal, rata-rata, hujan yang terjadi di wilayah ini saat RH menunjukkan 94 persen.

Dikatakan Sanya, hujan akan terjadi sepanjang hari. Pertumbuhan awan diperkirakan masih menutupi langit Riau. Hal ini mengakibatkan sejak pagi peluang hujan lebih tinggi.

Seminggu terakhir, curah hujan yang tercatat sempat mencapai 22 milimeter perhari. Dengan curah hujan sebanyak itu, dikategorikan curah hujan sedang. padahal intensitas hujan yang terjadi masih kategori ringan.

Meskipun intensitasnya ringan, sambung Sanya, namun karena terjadi sepanjang hari, maka curah hujan yang terakumlasi mencapai kategori sedang.

Hujan biasanya mulai terjadi sejak pagi. Menjelang siang, intensitasnya akan berkurang. Namun mendung masih dominan menutupi langit, sehingga paparan langsung dari sinar matahari sulit menjangkau permukaan bumi. Selain pagi, kemungkinan hujan juga akan terjadi malam hari.
Berbeda dengan hujan konvektif, peluang angin kncang saat hujan awan menengah sangat kecil. Angin tetap berpotensi namun, peluangnya sangat kecil bila dibandingkan awan rendah.

Penulis : vina
Editor : vina

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe