Home / Dumai Region / Dumai
Disparbudpora Bagikan Lampion Gratis
Tribun Pekanbaru - Minggu, 30 Januari 2011 20:21 WIB
Share |
Berita Terkait
DUMAI, TRIBUN - Beberapa hari kedepan tidak ada salahnya singgah ke Kota Dumai. Pasti anda akan berdecak kagum. Gelantungan lampion atau lampu Teng Long khas warga Tionghoa berjejer apik di sepanjang rumah toko (ruko) hingga kedai-kedai kecil yang berderet di Jalan Sudirman-Jalan Sultan Syarif Kasim-Jalan Ombak Dumai.
Pusat kota pun lebih indah dengan tatanan dan dekorasi hiasan lentera berwarna merah itu. Tak hanya indah dipandang saat malam hari, siang hari, kreasi hiasan lampu Teng Long yang unik dan menawan pun menjadi tontonan menarik bagi warga yang melintas.
Ya mulai tahun ini, Pemerintah Kota Dumai mewajibkan semua ruko hingga kedai kecil untuk ikut serta dalam Festival Lampion menjelang perayaan Imlek 2526 tahun ini. "Dumai pun memerah.." itulah komentar spontan masyarakat Dumai saat melintasi sekitaran jalan protokoler.
Festival Lampion adalah kali pertama digelar Pemko Dumai dengan menggandeng paguyuban atau ikatan keluarga besar masyarakat Tionghuo di Kota Dumai. Diantaranya, Paguyuban Sosial Marga Tionghua Indonesia (PSMTI), Ikatan Keluarga Masyarakat Tioghoa Dumai Riau (IKMTD).
"Untuk ruko atau kedai milik non Tionghoa, panitia siapkan lampion gratis. Panitia akan memberi cuma-cuma, sekitar lima buah untuk dipasangkan. Silahkan pemilik ruko yang merangkainya, bikin secantik mungkin," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, pemuda dan olahraga (Disparbudpora) kota Dumai, Eldar Afinta, kepada Tribun, beberapa hari lalu.
Menurut Eldar, dari data yang terrangkum sedikitnya ada sekitar 400 lebih ruko atau kedai yang siap menjadi peserta Festival Lampion. Jika satu ruko memasang lima buah lampion, diprediksikan ada sekitar 2000 lampion berwarna indah yang menyemarakan Kota Dumai. "Pasti ada ribuan lampion, dengan bentuk kreasi yang unik-unik," ujar Eldar. Panitia akan memulai penilian sejak 2 ├╗ 8 Februari 2011. Untuk penilain, Dinas Pariwisata menggandeng Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Dumai dan tentunya dengan panita penyelenggara, yaitu pihak PSMTI dan IKMTD, serta dari unsur wartawan media harian.
├┤Agar lebih independen. Proses penilaian Panitia akan menilai dari keindahan dan tata letak. Jadi tidak hanya sekedar pasang digelantungin saja, tetapi ada unsur seni dan kreatifnya. Misalkan, ada pemasangan aksesorisnya, pernak-pernik lampion lainnya," ujar Eldar yang menyebutkan dirinya sebagai Ketua Juri Penilaian Festival Lampion. Bagi yang memenuhi kriteria itu, panitia sudah menyiapkan hadiah beruapa piagam penghargaan Wali Kota Dumai. Pengumuma akan dihelat pada malam puncak perayaan imlek, Selasa, 8 Februari, pekan depan.
Menurut Tokoh Masyarakat Tionghoa, Alwi Saputra, ajang lomba lampu Teng Long itu jelas sebagai apresiasi nyata Pemko Dumai, dibawah kepemimpinan, pasangan wali kota dan wakil wali kota, Khairul Anwar - Agus Widayat.
"Festival Lampion dukungan nyata mensukseskan visi Dumai kedepan, yaitu menjadikan Dumai sebagai kota tujuan wisata. Jadi kalau Imlek datang, maka masyarakat sekitar akan ingat ke Dumai untuk melihat Festival Lampion," ujar Alwi yang juga menjabat sebagai Manager BOS  di Dinas Pendidikan Kota Dumai.
Senada dengan Alwi, Eldar pun siap menjadikan, Festival Lampion sebagai agenda tahunan untuk menarik wisatawan. "Akan kami jadikan ikon wisata Dumai. Apalagi letak Dumai yang begitu dekat dengan negara tetangga. Event Festival lampion ini bisa menjadi daya tarik wisata lokal maupun mancanegara," ujar Eldar. (nng)

Penulis : NaningNutriana
Editor : zulharman

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe