Home / Nasional
Bulog Wajib Beli Gabah Petani
Tribun Pekanbaru - Sabtu, 29 Januari 2011 09:39 WIB
Share |
BELOPA, TRIBUNNEWSPEKANBARU.com - Pemerintah mewajibkan Perum Bulog membeli gabah petani dalam kondisi apapun dengan harga yang wajar. Penyerapan gabah oleh badan usaha milik negara tersebut memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyampaikan hal ini temu ramah dengan masyarakat di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (28/1). Turut hadir Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, dan Bupati Luwu Muzakkar.

"Bulog wajib beli gabah petani dlm kondisi apapun. Tidak ada petani yang menginginkan gabahnya jelek. Semua ingin bagus. Produktivitas bagus. Kalau tidak bagus, berarti ada gangguan dan wajib bagi Bulog membeli gabah itu dengan harga yg wajar," ujar Hatta.

Dia menekankan, Bulog harus proaktif menyerap hasil panen petani. Apabila manajemen Bulog kekurangan dana, mereka harus menyampaikannya ke pemerintah. "Kalau kurang dana, bukan harga yang ditekan. Nanti kami yg subsidi," kata Hatta.

Pemerintah mengalokasikan Rp 3 triliun untuk mengganti setiap kerugian petani akibat perubahan iklim dan gagal panen. Langkah tersebut bertujuan menjaga kemandirian pangan nasional.

Sebelumnya Menko Perekonomian, Menhut, dan Gubernur Sulsel terbang menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara dari Makassar ke Kabupaten Wajo dan Luwu. Sawah-sawah, sebagian besar tadah hujan, terbagi dalam tiga kelompok. Ada yang baru ditanam dan menghijau, ada yang tengah menguning siap dipanen, dan ada yang sudah kosong dengan sisa jerami dibakar.

Hatta mengklaim, ketahanan pangan nasional masih stabil. "Ada tambahan luas panen 130.000 hektar," kata Hatta.

Adapun Syahrul menjelaskan, Sulsel merupakan lumbung pangan nasional di kawasan timur. "Produksi gabah kami mampu memasok 19 provinsi," ujarnya.

 

Penulis : vina
Editor : vina
Sumber : Kompas.com

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe