Home / Riau Region
Pedagang Lintas Batas Diatur Sosekmalindo
Tribun Pekanbaru - Jumat, 28 Januari 2011 11:37 WIB
Share |
msia-indonesia.jpg
Laporan : Hengki Seprihadi

PEKANBARU, TRIBUN
- Perdagangan lintas batas dari dan ke Riau diatur dalam forum sosial ekonomi Malaysia Indonesia (Sosekmalindo). Namun, hingga saat ini masih diberlakukan batasan tentang berapa jumlah dan apa saja jenis perdagangan lintas batas yang diperbolehkan.

Demikian dikatakan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Emrizal Pakis
kepada Tribun awal pekan ini. "Perdagangan lintas batas didukung oleh Sosekmalindo, namun masih ada batasan jumlah dan jenis, dan juga masih
menggunakan pass tertentu," ujar Emrizal.

Meski demikian, Emrizal mengatakan tetap saja sudah ada titik masuk dan titik
keluar bagi pedagang lintas batas.

Menurut catatan Tribun, warga Riau menurut ekonom Prof Isyandi belum lama ini, memiliki karakter pedagang lintas batas, bukan pedagang internasional. Warga Riau terbiasa berdagang ke luar negeri, namun belum paham sepenuhnya aturan perdagangan internasional.

Hal itu menurut Prof Isyandi menimbulkan gesekan dengan aparat penegakan hukum. Terlihat dari tak hentinya aparat seperti Bea Cukai menangkap warga yang melakukan perdagangan lintas batas.

Isyandi pun tak menyalahkan petugas, yang menurutnya memang menegakkan aturan yang ada. Namun menurutnya, tidak benar juga kalau tidak ada aturan main yang bisa mengakomodir karakter masyarakat Riau sebagai pedagang lintas batas. (*)

Editor : rinal

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe