Home / Pekan Life
Harga bahan Bangunan Juga Ikut Naik
Tribun Pekanbaru - Jumat, 28 Januari 2011 19:17 WIB
Share |

TribunPekanbaruNews.com - Tidak hanya sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan, Bahan bangunan sebagian besar juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan ini disebabkan faktor alam yang mempengaruhi distribusi hingga kenaikan bahan bangunan tak bisa dihindarkan.

Seperti yang paling besar kenaikannya, harga seng yang naik hingga Rp100 ribu. Harga seng saat ini di beberapa toko bangunan berkisar antara Rp750 ribu-760 ribu perkodinya. "Awal tahun harga seng sebesar Rp640 ribu, kemudian terus melonjak hingga Rp755 ribu saat ini. Seminggu lalu harganya Rp740 ribu," ujar pemilik Toko Bangunan Babussalam Baru di Jalan Nangka, H Kamaruddin kepada Tribun, Jumat (28/1).

Kenaikan ini diakuinya memang secara bertahap, namun terus saja naik. Menurutnya naiknya harga seng ini disebabkan karena bahan bakunya yang berasal dari china dan korea yang mengalami kenaikan. Sebabnya transportasi untuk membawanya ikut terkendala karena cuaca yang sering hujan sehingga menyebabkan gelombang tinggi.

Selain seng harga besi juga mengalami kenaikan. Namun Kamaruddin tidak bisa menyebutkan berapa kenaikannya, karena besi ini sangat banyak jenis dan ukurannya sehingga harganya berbeda pula. "Jika dipresentasikan naiknya sekitar 10 persen dari harga normal," sebutnya.

Kenaikan juga terjadi pada harga semen padang. Dari harga normal sekitar Rp51 ribu per sak kini sudah mencapai Rp54ribu per sak. "Permintaan semakin banyak, sementara produksinya tetap dan sering lambat sampainya karena kondisi cuaca sehingga memperlambat transportasi," kata pria paruh baya ini.

Hal senada juga dikatakan Hariani pemilik toko Bangunan Kawan Kita di jalan Harapan Raya. Menurutnya harga seng memang yang paling tinggi kenaikannya dari semua bahan bangunan. "Awal tahun saja harga seng sekitar Rp550 ribu, semakin hari semakin naik hingga kini sudah mencapai Rp750 ribu," katanya.

Selain itu juga, harga besi juga mengalami kenaikan signifikan dan harganya bervariasi. Dari yang sebelumnya harganya berkisar antara Rp4 ribu-Rp80 ribu perbatang kini sudah menjadi Rp5 ribu hingga Rp95 ribu perbatangnya.

Karyawan Toko Terang  Jaya, yang tidak mau disebutkan namanya juga mengakui hal tersebut. harga seng, besi dan semen memang yang paling tinggi kenaikannya. Namun yang lainnya juga mengalami kenaikan meskipun tidak begitu besar. "Ga ada yang ga naik, semuanya naik. meskipun naiknya secara berangsur-angsur," sebutnya.

 Namun meskipun mengalami kenaikan, menurut pria berkulit putih ini permintaan konsumen terhadap bahan bangunan tidak mengalami penurunan. "Kebanyakan yang beli di sini kan pengembang, mungkin karena mereka sudah ada perjanjian dengan pembeli, jadi pembangunan rumah tidak bisa ditunda," katanya.(*)
 

Penulis : vina
Editor : zidpoenya

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe