Home / Sportvaganza
Tim Bengkalis Juara Kejurda Takraw
Tribun Pekanbaru - Selasa, 25 Januari 2011 17:54 WIB
Share |
TribunPekanbaruNews.com- Tim Bengkalis akhirnya keluar sebagai juara umum pada Kejurda Takraw yang digelar hingga Selasa (25/1) kemarin di Hall A Rumbai. Hasil yang didapat tim Kota Terubuk tersebut setelah mengumpulkan satu medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Satu medali emas diraih tim asuhan Nur Yanto itu didapat setelah menumbang rivalnya tim Dumai di nomor double event putri, pada babak final dengan skor telak 2-0. Babak pertama, Bengkalis mencatat angka 21-15, sementara babak kedua 21-14.   

Karenanya, tim Dumai harus puas berada di posisi runner up, dengan mengoleksi satu emas dan satu perak. Tim Pekanbaru yang digadang-gadangkan bakal menjuarai event ini, hanya finish di peringkat empat, dengan raihan satu emas dan dua perunggu.

Tim Kota Bertuah kalah dari pesaing tim Siak yang unggul satu perunggu, dengan koleksi satu emas tiga perunggu. tim putra nomor double event Siak memenangi partai final saat berhadapan dengan tim Meranti dengan skor 2-1.

Di babak pertama, Siak unggul 21-15. Namun pada babak kedua, Meranti menyamakan kedudukan setelah bermain 18-21. Tapi sayang, pada babak terakhir, Meranti gagal mewujudkan mimpinya meraih emas, setelah kalah 17-16.

Kejurda ini sendiri kemarin ditutup secara resmi oleh Rahman Daud, sebagai pembina Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Riau. Dalam penutupan ini juga, hadir beberapa pengurus PSTI Riau lainnya minus Ketua Umum, Asri Auzar.

Sekum PSTI Riau Yusmedi yang disampaikan Kepala Bidang Pertandingan, Suhartoni meminta masing-masing daerah untuk memajukan prestasi atletnya. Karena Kejurda ini akan menjadi agenda tahunan PSTI Riau, dalam rangka menyaring atlet-atlet takraw Riau.

"Para atlet juga harus mempersiapkan diri, apalagi Riau menjadi tuan PON tahun 2012. Sudah pasti membutuhkan banyak atlet," ujar Suhartoni.

Seperti diketahui, Kejurda ini diikuti 11 kabupaten/kota yang ada di Riau, dengan  mempertandingkan dua nomor, yakni beregu dan double event. PSTI Riau sengaja hanya mempertandingkan dua nomor ini saja. Pasalnya, ini berdasarkan kemampuan daerah. Daerah lebih banyak mengandalkan tim di sebuah event.

Dua nomor ini saja tidak semua daerah yang menurunkan timnya. Untuk tim putri, hanya 6 daerah, sementara untuk putra 10 daerah. (*)

Penulis : zidpoenya
Editor : zidpoenya

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe