Home / Dumai Region / Dumai
Tersangka dan Barang Bukti Ditutupi
Tribun Pekanbaru - Senin, 24 Januari 2011 23:15 WIB
Share |
DUMAI, Tribunnewspekanbaru.com - Petugas Bea dan Cumai Dumai mengamankan 40 unit laptop baru dari beberapa merek yang dibawa ABK Indomal 8, Minggu (23/1).Sayangnya Sejumlah barang bukti tersebut tidak bisa ditunjukkan. Pemeriksaan terhadap barang dan pelaku yang membawa laptop tersebut terkesan tertutup.

Meskipun sudah ditunggu, wartawan yang ingin mengambil foto barang dan pelaku tetap tidak terlaksana."Kita sudah meminta izin kepada Kasi P2 Bea dan Cukai. Namun sekarang dia sedang ada tamu," kata Staf Bagian Pusat layanan Informasi Bea dan Cukai Dumai, Yan Surya, Senin (24/1). Kesan tertutup tersebut membuat tandatanya dalam proses penangkapan tersebut.

Yan juga tak mengetahui berapa ABK yang diperiksa termasuk nama atau inisialnya. Ia menyebutkan mendapatkan sejumlah laptop tersebut setelah melakukan pemeriksaan kapal. Saat itulah petugas mendapatkan laptop tersebut.

Diakuinya kecurigaan petugas karena jumlah laptop yang dibawa tersebut dalam jumlah yang tak wajar. Sehingga ada indikasi bahwa laptop tersebut dibawa dalam jumlah yang banyak untuk diperjualbelikan.Ia menyebutkan untuk penumpang ada batasan jumlah barang  bawaan yang sudah ditetapkan. 

Sesuai dengan peraturan menteri 188 tahun 2010 keuangan tentang ketentuan barang angkutan penumpang dan awak sarana pengangkut jumlah barang bawaan yang dibawa itu hanya boleh di bawah Rp 50 dolar US nilainya. Jumlah di bawah itu dibebaskan dari bea. "Kalau yang kita periksa jumlahnya kan tau sendiri," katanya tampa memberikan nilai bawaan ABK tersebut.

Selain 40 laptop baru dari beberapa merek, dalam pemeriksaan yang dilakukan petugas Bea dan Cukai, Yan juga mengatakan ada satu laptop yang sudah diperbaiki. Barang yang berasal dari Malaysia tersebut juga disertakan dengan lima DVD portabel.

Ia juga tak bisa menyebutkan nama pelaku dari ABK Indomal yang membawa barang kategori elektronik tersebut. Sebab diakuinya saat itu, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan dan penyidikan. 

Tidak mendapatkan informasi secara lengkap tersebut baik data ataupun foto dan gambar, sejumlah wartawan merasa ganjil. "Kok penangkapan tersebut tak ada nama tersangka dan foto barangnya," katanya. (ibl)      



Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe