Home / Bumi Lancang Kuning / Kampar
Kemiskinan Picu SDM Rendah
Tribun Pekanbaru - Senin, 24 Januari 2011 23:25 WIB
Share |
BANGKINANG, Tribunnewspekanbaru.com - Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, mengungkapkan, pemeritah masih berkutat dengan tingginya angka kemiskinan yang ada. Dampaknya, membuat rendahnya sumber daya manusia (SDM).
 
"SDM Kabupaten Kampar masih rendah. Ini dipicu oleh angka kemiskinan yang tergolong tinggi mencapai 17,5 persen. Demikian juga dengan pendidikan, 50 persen penduduk Kampar tercatat tidak tamat SD," ujar Bupati Burhanuddin Husin, saat menjadi pembicara dalam bincang yang ditaja Radio RSPD Kampar, Senin (24/1).

Bupati menjelaskan, tiga kecamatan penyumbang angka kemiskinan tertinggi adalah Kecamatan Kampar Kiri Hulu, XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu. Tingkat kemiskinan ketiga Kecamatan tersebut mencapai 60 persen. 
"Kemiskinan tersebut disebabkan persoalan lainnya. 

Karena Kecamatan ini berada pada kawasan hutan yang tidak bisa dikembangkan untuk lahan produktif bagi warga," jelas Bupati.Untuk membangun Kampar, ungkap Burhanuddin, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. 

Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, antara lain peran pemerintah, ninik mamak dan alim ulama dalam berbagai kebijakan pembangunan."Tiga elemen tersebut, harus mampu membangun sinergisitas. Sehingga pembangunan dapat berjalan optimal dengan hasil yang memuaskan," harapnya. 

Menurut Bupati, ninik mamak, alim ulama beserta komponen lain, meski tidak terlibat secara langsung, namun  bagian dari pembangunan Kampar. Semuanya berperan dalam memberikan masukan, arahan, bimbingan bahkan kritikan untuk Kampar lebih baik. (brt)


Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe