Home / Dumai Region / Duri
400 Guru Sertifikasi Belum Terima Dana Sejak 2008
Tribun Pekanbaru - Senin, 24 Januari 2011 23:33 WIB
Share |
DURI, Tribunnewspekanbaru.com - Sekitar 400 orang lebih guru sertifikasi tahun 2007/2008 di Mandau kelimpungan. Pasalnya, hingga Januari 2011 ini, mereka belum menerima uang sertifikasi untuk bulan Juli hingga Desember 2010. Padahal, mereka sudah didesak berbagai kebutuhan yang sudah mereka anggarkan dari uang itu.

Beberapa orang guru sertifikasi yang minta nama mereka tidak disebutkan kepada Tribun kemaren menyebutkan, mereka sudah mempertanyakan hal ini kepada pihak terkait, namun belum ada kejelasan. Padahal mereka sudah seharusnya menerima uang sertifikasi tersebut, karena sebagian dari mereka sudah menerima.

"Guru sertifikasi tahun 2009/2010 dengan rekening yang berada di Bang BRI, sudah menerima uang sertifikasi bulan Juli hingga Desember atau enam bulan itu. Namun, kami yang merupakan guru lebih awal sertifikasi dari mereka yakni tahun 2007/2008 dengan rekening di Bank Riau, belum menerima," ungkap mereka.

Ini mengherankan mereka, karena perbedaan antara mereka dengan guru yang telah menerima itu hanyalah tahun sertifikasi dan rekening bank. Itupun dulunya rekening sertifikasi mereka itu di bank BRI, namun kemudian dipindahkan ke bank Riau.

"Ini mengherankan kami. Kami yang merupakan guru sertifikasi lebih awal belum terima, malah guru yang baru sertifikasi yang sudah menerima. Dulu rekening kami di BRI, kemudian disuruh pindah ke Bank Riau, ternyata tidak masuk ke rekening kami," jelas mereka.

Atas kejadian ini, mereka kelimpungan mencari pinjaman untuk menutupi kebutuhan yang seharusnya menggunakan uang sertifikasi tersebut. Kebutuhan itu diantaranya uang kuliah dan sekolah anak, dan keperluan sehari, karena ada dari mereka yang sudah tidak bersuami alias single parent.

"Uang sertifikasi itu sudah ada rencana penggunaannya bagi kami, sehingga tidak kami gunakan untuk kepentingan lain. Kami mau bayar semester kuliah anak, uang sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari. Ternyata uang itu belum juga kami terima, maka kami kelimpungan mencari pinjaman," keluh mereka.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Mandau, H Kamaruddin MPd kepada Tribun menyebutkan, memang ada masalah dengan uang sertifikasi tersebut. Sehingga pihaknya telah mengumpulkan rekening para guru sertifikasi tersebut untuk mencari jalan keluarnya.

"Kita sudah kumpulkan rekening mereka. Kita akan cek mana yang sudah terima dan yang belum terima. Kemudian, kita akan melakukan cek dan ricek ke Disdik Provinsi, karena untuk ini langsung diambil alih provinsi," ungkap Kamarudin. (nol)


Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe