Home / Nasional
Gayus Juga Miliki SPBU
Tribun Pekanbaru - Rabu, 19 Januari 2011 06:16 WIB
Share |
Gayus.jpg
ANTARA
Harga Gayus Disita
JAKARTA,Tribunnewspekanbaru.com - Meski pegawai rendah di Ditjen Pajak, namun harta kekayaan Gayus HP Tambunan cukup tajir. Selain memiliki uang ratusan miliar rupiah, Gayus juga diduga memiliki aset-aset tak bergerak yang tersebar di berbagai tempat.
    
Salah satu aset Gayus, seperti yang berhasil diungkap Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Sayangnya, PPATK tidak menyebutkan lokasi SPBU milik bekas pegawai golongan IIIA itu.
    
"Semua temuan itu kita inventarisir, mana yang terkait dengan pelanggaran hukum akan disidik, mana yang menjadi wewenang Polri itu jelas," kata Kepala Biro Penum Div Humas Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/1).
    
Menurut Yoga, aset Gayus akan selalu berkembang seiring perkembangan proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian. Karena itu, Polri tidak akan berhenti dengan sebatas pengakuan Gayus maupun temuan selama ini yang didapat, baik rekening Rp24 miliar maupun yang Rp75 miliar.
    
Namun Yoga mengakui polisi masih belum mendapatkan temuan PPATK soal aset pom bensin milik Gayus tersebut. "Kita masih mendalaminya," cetusnya.Polri akan mengkaji landasan hukum dahulu sebelum melaksanakan pembuktian terbalik terhadap harta kekayaan Gayus Tambunan. Untung Yoga Ana menilai terbuka kemungkinan kepolisian akan berkoordinasi soal landasan hukum itu dengan Kejaksaan Agung dan pakar hukum.
    
"Akaj kita bahas secara yuridis bagaimana mekanismenya dibicarakan dengan kejaksaan. Mungkin nanti ada pembahasan secara mendalam dengan pakar-pakar hukum," pungkas Yoga.Kepala Polri Jenderal Pol Timur Pradopo mengeluarkan surat perintah kepada jajarannya menuntaskan kasus Gayus Tambunan dengan cepat secara keroyokan.

Perintah kapolri ini menindaklanjuti 12 instruksi Presiden SBY mengenai percepatan dan penuntasan kasus Gayus dan Century."(Surat perintah khusu) Iya. Pokoknya kita keroyok rame-rame," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam.Langkah awal yang telah diambil kapolri yakni mengumpulkan jajaran petinggi Bareskrim.

Bahkan, untuk mempercepat penanganan kasus Gayus dan Century, penyidik Bareskrim Polri akan dibantu oleh tenaga dari penyidik sejumlah Polda, di antaranya Polda Metro Jaya."Yang baik-baik kita tarik untuk mem-back-up agar cepat penyelesaiannya," tandasnya.
    

Penulis : zulham
Editor : zulham
Sumber : Tribunnews

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe