Home / Superball
PSSI Ancam Cabut Lisensi Wasit dan Pelatih
Tribun Pekanbaru - Jumat, 14 Januari 2011 13:32 WIB
Share |
Nugraha-Besoes.jpg
Dok/ Tribun Pekanbaru
Sekjen PSSI, Nugraha Besoes
Berita Terkait
JAKARTA,Tribunnewspeanbaru.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) semakin pongah. Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengancam akan memberikan sanksi keras terhadap pemain atau klub yang tergabung dalam Liga Primer Indonesia liga yang dipromotori Arifin Panigoro tersebut.
   
"Sesuai peraturan FIFA, PSSI harus menindak, menjatuhkan sanksi kepada seluruh klub yang terlibat, official atau pengurus yang terlibat, termasuk para pemain yang terdaftar pada PSSI. Juga termasuk perwakilan para pemain yang terlibat LPI. Artinya para agen pemain yang terlibat," tandas Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Kamis (13/1).
   
Peringatan PSSI terhadap semua yang terlibat LPI menurut Nugraha merupakan keputusan FIFA yang harus dijalankan segera oleh PSSI. Bahkan, Besoes menegaskan FIFA memberikan batasan waktu hingga akhir Februari 2011.
   
Tak hanya soal memberi sanksi, dia berkali-kali menegaskan jika keberadaan LPI di Indonesia hanya untuk mengacaukan sepak bola tanah air. "Orang-orang yang berada di belakang LPI, hanya berusaha mengacak-acak organisasi sepak bola yang diakui FIFA.Istilahnya PSSI ini sudah diintervensi orang-orang yang tidak bertanggungjawab, alias diacak-acak oleh orang-orang LPI," tandasnya.
   
Besoes yang telah bertahun-tahun menduduki jabatan Sekjen PSSI mengatakan, pihaknya akan segera mencabut lisensi kepelatihan dan sertifikat wasit profesional bagi seluruh pelatih dan wasit yang terlibat dalam LPI.
   
"Wasit akan dicabut sertifikatnya dan dihukum, sedangkan pelatih dicabut lisensi. Karena yang mengeluarkan lisensi adalah PSSI," tandasnya.Pernyataan PSSI tersebut makin memperuncing permasalahan yang terjadi di dunia sepakbola tanah air. Keberadaan LPI yang diharapkan masyarakat sebagai atmosfer baru pengelolaan liga sebagai wadah baru pembinaan sepakbola justru terus dijegal PSSI.
   
Dengan berlindung di belakang FIFA, PSSI mulai menebar ancaman agar liga tersebut berhenti di awal kompetisi dengan dibubarkan paksa."Dengan tegas PSSI tidak mengakui LPI sebagai organisasi profesional. Untuk itu atas dasar surat ini (surat peringatan FIFA), kami akan menindak dan memberikan sangsi tegas kepada semua pihak yang terlibat," tandas Besoes. (tribunnews/ali)

Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe