Home / Bumi Lancang Kuning / Indragiri Hulu
Nyawa Melayang 78 Jiwa di Jalan
Tribun Pekanbaru - Senin, 3 Januari 2011 06:03 WIB
Share |
kecelakaan.jpg
Dok/ Tribun Pekanbaru
Satu unit mobil hancur di bagian depan saat terjadi kecelakaan lalulintas belum lama ini. Selama tahun 2010, di wilayah Polres Inhu terjadi 132 kecelakaan dengan 78 jiwa melayang.
RENGAT, Tribunnewspekanbaru.com - Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), AKBP Hermansyah, mengatakan, selama 2010, Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu mencatat telah terjadi 478 kasus tindak pidana di wilayah hukum mereka. Jumlah itu meningkat hingga 87 kasus dibanding tahun 2009 lalu, 391 tindak pidana. 

Dari 478 kasus tindak pidana yang terjadi selama tahun 2010 tersebut, terbesar adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) 107 kasus, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) 76 kasus, serta pencurian dengan kekerasan (curas) 52 kasus.
 
"Sedangkan yang sudah diselasaikan, atau sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan mencapai 292 kasus atau 61 persen. Beberapa di antaranya merupakan kasus yang cukup menonjol yang pernah terjadi seperti perampokan dan kepemilikan senjata api," jelas Kapolres AKPB Hermansyah saat menyampaikan kilas balik 2010 di hadapan para wartawan, Jumat (31/12) malam, di Mapolres Inhu. 

Turut mendampingi, Wakapolres Inhu, Kompol FR Ukoli, Kabag Ops, para Kasat di jajaran Polres Inhu serta Kasubag Humas Polres Inhu. Sebagian besar kasus tindak pidana tersebut umumnya terjadi di wilayah Kecamatan Rengat, Pasir Penyu dan Rengat Barat. 

Kapolres berharap, pada tahun 2011 kasus tindak pidana umum, laka lantas dan narkoba tersebut dapat menurun. Khusus untuk narkoba dan laka lantas, Polres sudah melakukan sosialisasi dan melaksanakan berbagai kerjasama dengan instansi terkait sehingga angka kecelakaan dan peredaran narkoba di wilayah Inhu dapat diminimalisir.

Sedangkan untuk tindak pidana umum, satu upaya yang telah dilakukan Polres Inhu adalah dengan menyebarkan nomor handphone mulai dari Kapolres, Kasat hingga Kapolsek di seluruh wilayah Inhu.Dengan menyebarkan nomor handphone tersebut, kasus criminal diharapkan dapat dicegah. 

Kalau pun sudah terjadi dapat diselesaikan secara cepat."Selama ini jika terjadi tindak criminal di suatu wilayah, cenderung terlambat diberi tahu ke polisi. Sehingga pelaku sudah keburu kabur. Karena itu, dengan penyebaran nomor handphone ini, kita berharap tindak pindana yang terjadi dapat diselesaikan dengan secara, bahkan dicegah," ujar Kapolres. (rgt)


Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe