Home / Dumai Region / Dumai
Masing-masing Keluarga Miskin 15 Kg
Tribun Pekanbaru - Jumat, 17 Desember 2010 22:46 WIB
Share |
DUMAI, Tribunnewspekanbaru.com- Bulog Sub Divre Dumai akan menggelar Operasi Pasar (OP) untuk 7.951 Rumah Tangga Miskin (RTS) di Kota Dumai. Harga beras yang dipatok dalam OP tersebut Rp 1.600 per kilogram. Masing-masing RTS akan mendapatkan jatah sebesar 15 Kilogram.

Disebutkan Kepada Sub Divre Bulog Dumai, Arrahim, Kamis (16/12) mengatakan prosedur yang akan dilakukan dalam operasi pasar tersebut mirip dengan penyaluran beras Raskin. Masing-masing keluarga akan mendapatkan jatah maksimal 15 kilogram. Bedanya saat OP bagi RTS dikenakan biaya. Per kilogramnya hanya dikenakan Rp 1.600.

Disebutkannya untuk program Raskin Dumai 2010 sudah selesai dilaksanakan. Sebenarnya ada OP khusus dan OP murni, bedanya adalah kalau OP khusus ini hanya diperioritaskan kepada RTS di Kota Dumai yang jumlahnya 7.951. Sedangkan masyarakat di luar RTS tersebut yang ingin membeli juga bisa, tapi harganya di atas peruntukan bagi RTS yang disebut OP murni.

“Saat ini yang akan dilakukan adalah OP khusus. Jadi peruntukan bagi RTS saja seharga Rp 1.600 per kilogram. Tapi kalau untuk OP murni akan dipatok Rp 5.700 per kilogram. Untuk OP murni harga yang dipatok merupakan harga gudang," katanya.

Pelaksanaan OP tersebut dilakukan mengingat ada peningkatan harga beras di pasaran. Sebab harga beras sudah mencapai Rp 6.800 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan dari harga awal Rp 6.000 sampai Rp 6.300 per kilogram.

Saat ini Bulog Dumai mengutama untuk OP khusus yang diperuntukkan bagi RTS. Sehigga dapat membantu meringankan beban kebutuhan untuk mendapatkan kebutuhan pokok. Jadi yang bisa mengikutnya adalah masyarakat yang masuk dalam kategori RTS.

“Untuk Raskin seluruhnya sudah disalurkan di Dumai. Tapi setelah penyaluran itu, harga beras merangkak naik. Ini tentunya akan memberatkan masyarkat. Untuk meringankan itulah kita akan melakukan OP ini. Waktu pelaksanaanya akan dilakukan dalam bulan Desember ini," katanya.

Untuk pelaksanaan OP khusus tersebut, Arahim mengatakan pendistribusiannya akan dilakukan oleh Bulog Dumai sendiri ke kelurahan-kelurahan. Sedangkan pembagiannya ke masyarakat dilakukan oleh kelurahan masing-masing.

Ia berharap kesempatan OP khusus tersebut dapat diberikan tepat sasaran kepada warga yang masuk dalam daftar RTS di masing-masing kelurahan. Mengulang perkataannya kembali, disebutkanya bahwa masyarakat juga harus memahami tentang OP khusus yang digelar.

Dikenakan biaya yang lebih murah dari harga pasar dan tidak gratis seperti Raskin. Ini dilakukan untuk meringankan beban RTS dikarenakan ada kenaikan harga beras dipasaran. (ibl)

Penulis : zulham
Editor : zulham

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe