Home / Riau Region
JSI Pecahkan Rekor Muri
Tribun Pekanbaru - Minggu, 5 Desember 2010 03:23 WIB
Share |
Berita Terkait
Laporan Wartawan TRIBUNNEWSPEKANBARU.com Raya Desmawanto

PEKANBARU, TRIBUNNEWSPEKANBARU.com
- Jaringan Suara Indonesia (JSI) memecahkan catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) terkait pelaksanaan perhitungan cepat alias quick count  dengan selisih paling tipis dari hasil perhitungan Komisi Pemilihan Umum. JSI mencetak rekor dengan tingkat presisi dengan silisih hanya 0,01 persen dalam pemilukada Kabupaten Konowe Utara, 7 Okotober silam. Sebelumnya, rekor MURI untuk kategori perhitungan cepat dipegang oleh LSI dengan tingkat presisi selisih 0,05 persen.

Supervisor JSI, Astariadi Kurniawan kepada Tribun, Kamis (2/12) menyatakan, penghargaan atas dipecahkannya rekor MURI tersebut sudah diterima oleh Direktur JSI Eka Kusmayadi dari Ketua MURI Jaya Suprana. Dalam perhitungan cepat tersebut, JSI lanjutnya melakukan metode multi stage random dengan memperhatikan keterwakilan seluruh kecamatans ecara proporsional. Astariadi memastikan, perhitungan cepat dilakukan secara ilmiah sehingga bisa mendapatkan hasil paling objektif dan riil dengan perhitungan final oleh KPU setempat.

"Kami berterima kasih atas rekor MURI tersebut. Ini akan memacu kami bekerja lebih gigih dalam pembangunan demokrasi," kata Astariadi.
Astariadi menegaskan, meski baru berumur dua tahun, JSI sudah menunjukkan kiprahnya dalam proses politik di Indonesia. Hasil riset yang mendalam dan tepat membuktikan JSI mampu menjadi konsultan politik dalam banyak pemilukada di Indonesia. Buktinya, sejak Januari hingga Agustus 2010, JSI telah memenangkan 9 pemilihan kepala daerah di Indonesia. Yang lebih prestisius, hasil pendampingan JSI mencetak rekor kemenangan sebanyak tiga kali dalam sehari di pemilukada 23 Juni 2010 di Sulawesi Selatan. Dalam pemilu legislatif 2009 lalu, JSI juga ikut memenangkan 18 anggota DPR RI dan DPRD duduk menjadi wakil rakyat. Hingga saat ini, lanjut alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Riau (UR) ini sudah melaksanakan 108 kali survey di 57 wilayah tersebar di 21 provinsi di Indonesia. Termasuk dalam pemilukada empat kabupaten/ kota di Riau, Juni 2010 lalu.

Ditanya tentang keterlibatan JSI dalam 7 pemilukada di Riau tahun 2011 ini, Astariadi menyatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah kandidat yang akan ikut bertarung. Meski demikian, Astariadi menolak untuk menyebut siapa pasangan yang akan didampingi dengan alasan hal tersebut melanggar etika riset dan kontrak.

"Kami juga sudah melakukan komunikasi dalam pemilukada di Riau. JSI akan menjadi mitra yang paling ideal. Kami profesional dan kompetitif," kata Astariadi. (*)

Penulis : nando
Editor : nando

© 2010 Tribunnewspekanbaru.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe